Kamu selalu setia menunggu sore
Waktu di mana aku menemuimu
Sambil menikmati tetes do'a dari gelas kaca
Aku selalu setia menemuimu sore
Waktu di mana kamu menungguku
Sambil memberi tetes do'a dari gelas kaca
Kamu telah melihatku sejak umurmu sesenti
Di dalam pot hitam yang ku isi pupuk kandang
Aku ingat do'a pertama untukmu di sore itu
Aku melihatmu sejak umurku berkepala dua
Di dalam pot hitam yang membenamkanmu dalam kesuburan
Ku do'akan kau menjadi kuat untuk menantang dunia
Kamu kubawa kerantau sejak batangmu cuma satu
Sejak itulah kamu menikmati cerita-cerita bahagiaku
Yang ku selingi puji-pujian serta nama-nama tuhan
Aku membawamu merantau sejak aku memahami dunia
Kunikmati cerita-cerita bahagiaku denganmu
Sambil aku merapal pujian serta nama-nama tuhan
Di tepi jendela tempatmu kini menjalani hari
Aku memandangi bunga pertamamu
Dengan penuh senyum dan cerita bahagia
Karena aku sedang dimabuk cinta
Di tepian jendela tempatku memangku dunia
Kau membuatku tersenyum dengan bunga keduamu
Dengan penuh senyum dan cerita ala kadarnya
Kau buat aku tersenyum walau ceritaku kini hanya percumbuan fana
Terima kasih bunga cantik
31 juli 2013
Bersama bunga cantik sambil melupakan senja
